2026年10月4日
聖書 ローマの信徒への手紙2:17-29(新共同訳)
17ところで、あなたはユダヤ人と名乗り、律法に頼り、神を誇りとし、18その御心を知り、律法によって教えられて何をなすべきかをわきまえています。19また、律法の中に、知識と真理が具体的に示されていると考え、盲人の案内者、闇の中にいる者の光、無知な者の導き手、未熟な者の教師であると自負しています。20それならば、あなたは他人には教えながら、自分には教えないのですか。「盗むな」と説きながら、盗むのですか。22「姦淫するな」と言いながら、姦淫を行うのですか。偶像を忌み嫌いながら、神殿を荒らすのですか。22あなたは律法を誇りとしながら、律法を破って神を侮っている。23「あなたたちのせいで、神の名は異邦人の中で汚されている」と書いてあるとおりです。24あなたが受けた割礼も、律法を守ればこそ意味があり、律法を破れば、それは割礼を受けていないのと同じです。25だから、割礼を受けていない者が、律法の要求を実行すれば、割礼を受けていなくても、受けた者と見なされるのではないですか。26そして、体に割礼を受けていなくても律法を守る者が、あなたを裁くでしょう。あなたは律法の文字を所有し、割礼を受けていながら、律法を破っているのですから。27外見上のユダヤ人がユダヤ人ではなく、また、肉に施された外見上の割礼が割礼ではありません。28内面がユダヤ人である者こそユダヤ人であり、文字ではなく"霊"によって心に施された割礼こそ割礼なのです。その誉れは人からではなく、神から来るのです。
説教「神からの誉れを受けて生きる 」
パウロはここで、ユダヤ人が自分たちの特別さを誇りながら、実際には神さまの教えを守っていないことを指摘しています。彼らは、「律法(モーセを通して与えられた神の戒め)を持っている」「律法の知識によって人々を導く者だ」と自信を持っていました。しかしパウロは、「あなたは他人には教えながら、自分には教えないのですか」と問いかけます。知識だけあっても行いが伴わなければ意味がありません。だからパウロは「あなたは律法を誇りとしながら、律法を破って神を侮っている」と告げるのです。
さらに彼らが誇っていた「割礼」についても、パウロは「律法を破れば、それは割礼を受けていないのと同じです」と言います。体にしるしがあっても、心が神さまに向いていなければ価値はないということです。逆に、割礼を受けていなくても神さまを信じて従う人は、神さまに認められると語ります。
パウロは最後にこうまとめます。「外見上のユダヤ人がユダヤ人ではなく…内面がユダヤ人である者こそユダヤ人であり…その誉れは人からではなく、神から来るのです」。つまり、見た目や肩書きではなく、心が神さまに向いている人こそ神さまに喜ばれる人なのです。
私たちも、周りの人からどう見られるかより、神さまが喜んでくださる生き方を大切にしたいと思います。私たち一人ひとりを「良し」として肯定してくれるのは、周りの人でもなければ自分自身でもありません。神さまだけが本当の意味で肯定してくださる方です。神さまは、私たちが神さまを信頼して生きようとする真心を見てくださいます。キリストと聖霊によって心をつくり変えていただいて、「神からの誉れ」を受けて生きる者となりましょう。
Romans 2
17But if you call yourself a Jew and rely on the law and boast in God 18and know his will and approve what is excellent, because you are instructed from the law; 19and if you are sure that you yourself are a guide to the blind, a light to those who are in darkness, 20an instructor of the foolish, a teacher of children, having in the law the embodiment of knowledge and truth— 21you then who teach others, do you not teach yourself? While you preach against stealing, do you steal? 22You who say that one must not commit adultery, do you commit adultery? You who abhor idols, do you rob temples? 23You who boast in the law dishonor God by breaking the law. 24For, as it is written, "The name of God is blasphemed among the Gentiles because of you."
25For circumcision indeed is of value if you obey the law, but if you break the law, your circumcision becomes uncircumcision. 26So, if a man who is uncircumcised keeps the precepts of the law, will not his uncircumcision be regarded as circumcision? 27Then he who is physically uncircumcised but keeps the law will condemn you who have the written code and circumcision but break the law. 28For no one is a Jew who is merely one outwardly, nor is circumcision outward and physical. 29But a Jew is one inwardly, and circumcision is a matter of the heart, by the Spirit, not by the letter. His praise is not from man but from God.
Sermon Summary: "Living to Receive Praise from God" (Romans 2:17–29)
Paul points out here that although the Jews boasted about their special status, they were not actually keeping God's teachings. They were confident because they "had the Law" (the commandments given through Moses) and believed they were "guides for others through the knowledge of the Law." But Paul asks, "Do you teach others while failing to teach yourself?" Knowledge alone is meaningless if it is not accompanied by action. Therefore, Paul says, "You boast in the Law, yet you break the Law and dishonor God."
Paul also addresses "circumcision," which the Jews proudly relied on. He says, "If you break the Law, your circumcision becomes uncircumcision." Even if one bears the physical sign, it has no value unless the heart is turned toward God. Conversely, even those who are not circumcised will be accepted by God if they believe in Him and obey His word.
Paul concludes: "A person is not a Jew who is one outwardly… but a Jew is one inwardly… and such praise is not from people but from God." In other words, it is not appearance or status that matters, but a heart directed toward God. That is the person who pleases Him.
We too should value a life that pleases God more than how others see us. The One who truly affirms each of us—who says "You are good"—is not other people, nor even ourselves. Only God affirms us in the truest sense. God sees the sincerity of our hearts when we seek to trust Him. Through Christ and the Holy Spirit, may our hearts be transformed so that we may live receiving "praise from God."
羅馬書 2
猶太人與律法
17但是你,你既自稱為猶太人,倚靠律法,以上帝誇口, 18知道上帝的旨意,從律法受了教導而能分辨是非; 19你既深信自己是給盲人領路的,是在黑暗中人的光, 20是無知的人的師傅,是小孩子的老師,體現了律法中的知識和真理; 21那麼,你這教導別人的,還不教導自己嗎?你這宣講不可偷竊的,自己還偷竊嗎? 22你這說不可姦淫的,自己還姦淫嗎?你這厭惡偶像的,自己還搶劫廟中之物嗎? 23你這以律法誇口的,自己倒違犯律法,羞辱上帝! 24上帝的名在外邦人中因你們受了褻瀆,正如經上所記的。
25你若遵行律法,割禮固然於你有益;若違犯律法,你的割禮就算不得割禮。 26所以,那未受割禮的,若遵守律法的要求,他雖然未受割禮,豈不算是受了割禮嗎? 27而且那本來未受割禮的,若能全守律法,豈不是要審判你這有儀文和割禮,竟違犯律法的人嗎? 28因為外表是猶太人的不是真猶太人;外表肉身的割禮也不是真割禮。 29惟有內心作猶太人的才是真猶太人,真割禮也是心裏的,在乎聖靈,不在乎儀文。這樣的人所受的稱讚不是從人來的,而是從上帝來的。
讲道要旨:《活在从神而来的称赞中 》(罗马书2:17–29)
保罗指出,犹太人虽然以自己的特殊身份为傲,但实际上并没有遵守神的教导。他们因"拥有律法"(神借着摩西所赐的诫命)而自信,并认为自己能"凭着律法的知识引导别人"。但保罗问:"你教导别人,却不教导自己吗?"只有知识而没有行为是没有意义的。因此保罗说:"你以律法为荣,却违背律法,使神受辱。"
保罗也谈到犹太人所夸口的"割礼"。他说:"如果你违背律法,你的割礼就等于没有割礼。"即使身体上有记号,如果心没有向着神,那记号也毫无价值。相反,没有受割礼的人,只要信靠神并遵行祂的话,也会被神认可。
保罗总结说:"外在的犹太人不是犹太人……内心是犹太人的才是真正的犹太人……他的称赞不是从人来的,而是从神来的。"也就是说,真正讨神喜悦的不是外表或身份,而是向着神的心。
我们也应当重视讨神喜悦的生活,而不是别人如何看我们。真正肯定我们、说"你是好的"的,不是别人,也不是我们自己,唯有神。神看见我们愿意信靠祂的真心。愿我们借着基督和圣灵得着更新,成为"从神得称赞"而活的人。
Roma 2
Orang Yahudi dan aturan-aturan hukum Taurat
17Tetapi bagaimana dengan kalian yang keturunan Yahudi?— termasuk saya sendiri. Kita bangga karena kita keturunan Yahudi dan merasa bahwa kitalah yang paling dekat dengan Allah karena mewarisi hukum Taurat. 18Kita tahu apa yang dikehendaki Allah untuk kita lakukan dan kita bisa mengerti apa yang terbaik dalam setiap situasi karena kita sudah mendalami hukum Taurat. 19Kita menganggap diri kita layak menjadi guru bagi orang bukan Yahudi yang tidak mengetahui jalan yang benar. Dan kita merasa seperti terang bagi mereka yang berada dalam kegelapan. 20Kita merasa pantas mengajar orang-orang yang kurang bijaksana dan yang baru mulai menerima ajaran benar. Karena sudah memiliki hukum Taurat, kita menganggap diri kita sudah menguasai sumber pengetahuan dan ajaran benar yang ada di dalamnya. 21Nah, kepada siapa pun di antara kita yang mau menjadi guru, kenapa kamu tidak mengajar dirimu sendiri? Kamu melarang orang lain mencuri, tetapi kamu sendiri masih mencuri. 22Kamu mengajar orang lain untuk tidak berzina, tetapi kamu sendiri berzina. Kamu membenci penyembahan berhala, tetapi kamu sendiri mencuri harta benda dari kuil berhala orang lain. 23Jadi, walaupun kalian bangga karena memiliki hukum Taurat, perbuatan kalian justru melanggar hukum itu. Oleh karena perbuatan kalianlah TUHAN sering dihina orang! 24Dan terjadilah seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, "Karena kesalahan yang dilakukan oleh kalian orang Yahudi, maka orang-orang dari bangsa lain sering menghina Allah."
25Kita semua orang Yahudi sudah disunat, bukan? Nah, kalau kita menaati hukum Taurat, maka sunat itu bermakna dan bermanfaat. Tetapi kalau hidup kita berlawanan dengan hukum Taurat, maka di mata Allah, kita sama saja dengan orang bukan Yahudi, dan sunat kita sama sekali tidak ada artinya! 26Sebaliknya, kalau orang-orang yang tidak bersunat taat kepada tuntutan hukum Taurat, Allah akan menganggap mereka seperti umat-Nya yang bersunat. 27Seharusnya kita orang Yahudi malu terhadap mereka! Kita disunat dan memiliki hukum Taurat secara tertulis, tetapi masih terus melanggar hukum itu. Mereka yang menaati maksud hukum Taurat walaupun tidak mewarisi adat sunat dari nenek moyang mereka akan menunjukkan bahwa kita bersalah.
28Di hadapan Allah, orang Yahudi yang sejati bukanlah yang lahir dari keturunan Yahudi, dan makna sunat bukan sekedar tanda yang dibuat pada tubuh.
29Tetapi yang layak disebut orang Yahudi sejati adalah yang sungguh-sungguh menjadi umat Allah dalam hatinya. Dia mencari pujian hanya dari Allah dan tidak mempedulikan pujian manusia yang berdasarkan ketaatan pada hukum-hukum tertulis. Statusnya itu tidak kelihatan dengan mata jasmani, karena Roh Kuduslah yang melaksanakan sunat dalam hati.
Ringkasan Khotbah: "Hidup untuk Menerima Pujian dari Allah " (Roma 2:17–29)
Paulus menunjukkan bahwa orang Yahudi membanggakan keistimewaan mereka, tetapi sebenarnya tidak menaati ajaran Allah. Mereka percaya diri karena "memiliki Hukum Taurat" (perintah Allah melalui Musa) dan merasa menjadi "penuntun bagi orang lain melalui pengetahuan akan hukum itu." Namun Paulus bertanya, "Apakah engkau mengajar orang lain tetapi tidak mengajar dirimu sendiri?" Pengetahuan tanpa tindakan tidak berarti apa-apa. Karena itu Paulus berkata, "Engkau membanggakan hukum, tetapi melanggarnya dan menghina Allah."
Paulus juga membahas tentang "sunat," yang sangat dibanggakan oleh orang Yahudi. Ia berkata, "Jika engkau melanggar hukum, sunatmu menjadi tidak berarti." Tanda pada tubuh tidak ada nilainya jika hati tidak tertuju kepada Allah. Sebaliknya, orang yang tidak bersunat tetapi percaya kepada Allah dan menaati firman-Nya akan diterima oleh Allah.
Paulus menyimpulkan: "Orang Yahudi bukanlah yang tampak secara lahiriah… tetapi yang menjadi Yahudi secara batiniah… dan pujian itu datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah." Artinya, yang menyenangkan Allah bukanlah penampilan atau status, tetapi hati yang tertuju kepada-Nya.
Kita pun hendaknya lebih mengutamakan hidup yang menyenangkan Allah daripada memikirkan bagaimana orang lain memandang kita. Yang benar-benar mengakui kita dan berkata "engkau baik" bukanlah orang lain atau diri kita sendiri, tetapi Allah. Allah melihat ketulusan hati kita ketika kita berusaha hidup dengan percaya kepada-Nya. Melalui Kristus dan Roh Kudus, kiranya hati kita diubah sehingga kita hidup menerima "pujian dari Allah."
羅馬書 2
猶太人及律法
17按呢你咧,你自稱猶太人,倚靠律法,閣用上帝做誇口。 18你明白上帝的旨意,有受過律法的教導,會曉分別是非。 19你自信家己是啲給失明的人導路,是烏暗中的人的光, 20戇人的導師,幼稚的人的老師。你想講既然有律法,對智識及真理就有把握。 21你教示別人,是按怎無教示家己?你教人毋通偷提,家己有偷提無? 22你講毋通犯姦淫,家己有犯著無?你厭惡偶像,家己有搶廟寺無? 23你誇口有律法,家己有犯法來侮辱上帝無? 24聖經有記載:「因為恁的緣故,上帝的名佇外邦人的中間受褻瀆。」
25你若遵守律法,割禮就有價值;你若犯法,有割禮變做無割禮。 26無受割禮的人若遵守律法的規定,上帝豈無給伊算做有割禮? 27肉體無受割禮毋拘有遵守律法的人會給你定罪,因為你有律法的條文閣受割禮,毋拘顛倒違背律法。 28其實,外表作猶太人的毋是真正的猶太人;佇肉體所受外表的割禮嘛毋是真正的割禮。 29真正的猶太人是內在的;真正的割禮是心的割禮,是聖神的作為,毋是靠律法的條文。此款人受稱讚毋是對人,是對上帝來。
「活在從上帝而來的稱讚中 」 羅馬書2:17-29 講道摘要
保羅指出,猶太人雖然以自己的特殊身分為傲,但實際上並沒有遵守上帝的教導。他們因為"擁有律法"(上帝藉著摩西所賜的誡命)而自信,並認為自己能"憑著律法的知識引導別人"。但保羅問:"你教導別人,卻不教導自己嗎?"只有知識而沒有行動是沒有意義的。因此保羅說:"你以律法為榮,卻違背律法,使上帝受羞辱。"
保羅也談到猶太人所誇口的"割禮"。他說:"如果你違背律法,你的割禮就等於沒有割禮。"即使身體上有記號,如果心沒有向著上帝,那記號也毫無價值。反之,沒有受割禮的人,只要信靠上帝並遵行祂的話,也會被上帝認可。
保羅最後總結說:"外表的猶太人不是猶太人……內心是猶太人的才是真正的猶太人……他的稱讚不是從人來的,而是從上帝來的。"也就是說,真正討上帝喜悅的不是外表或頭銜,而是向著上帝的心。
我們也應當重視討上帝喜悅的生活,而不是別人如何看我們。真正肯定我們、說"你是好的"的,不是別人,也不是我們自己,而是上帝。上帝看見我們願意信靠祂的真心。願我們藉著基督和聖靈得著更新,成為"從上帝得稱讚"而活的人。
로마서 2
17그러나 유대인 여러분은 어떻습니까? 여러분은 율법을 의지하고 하나님을 자랑하며
18율법에서 교훈을 받아 하나님의 뜻을 알고 최상의 것을 가려낼 줄 압니다.
19그리고 여러분은 여러분 자신이 소경의 길잡이요 어두움에 있는 사람들의 빛이며
20어리석은 사람의 교사요 어린 아이들의 선생이라고 믿고 있으며 또 지식과 진리의 모든 내용이 율법에 다 들어 있는 것으로 알고 있습니다.
21그런 여러분이 남은 가르치면서도 왜 여러분 자신은 가르치지 못합니까? 도둑질하지 말라고 하는 여러분이 도둑질하고
22간음하지 말라고 하는 여러분이 간음하며 우상을 지긋지긋하게 여기는 여러분이 신전의 물건을 훔치고
23율법을 자랑하는 여러분이 율법을 어겨 하나님을 욕되게 하다니 말이나 됩니까?
24그것은 성경에 "하나님의 이름이 너희 때문에 이방인들 가운데서 모독을 당한다" 라고 기록된 말씀과 같습니다.
25율법을 지키면 여러분의 할례가 가치가 있으나 율법을 어기면 할례를 받지 않은 것처럼 되고 맙니다.
26그러므로 할례를 받지 않은 이방인이라도 율법을 잘 지키면 하나님은 그를 할례받은 사람으로 여기시지 않겠습니까?
27그래서 본래 할례를 받지 않은 사람이 율법을 지킨다면 오히려 그가 할례를 받고 율법을 잘 알면서도 그것을 어기는 여러분을 판단하게 될 것입니다.
28유대인으로 태어났다고 해서 참 유대인이 아니며 육체에 할례를 받았다고 해서 참 할례가 아닙니다.
29오히려 마음에 참된 변화를 받은 사람이라야 참 유대인이며 기록된 율법이 아닌 성령님에 의한 마음의 할례가 진정한 할례입니다. 이런 사람은 칭찬을 사람에게서 받는 것이 아니라 하나님에게서 받습니다.
"하나님께서 주시는 칭찬을 받으며 살아가기 " 로마서 2:17-29 설교 요지
바울은 여기에서 유대인들이 자신들의 특별함을 자랑하지만 실제로는 하나님의 가르침을 지키지 않고 있다고 지적합니다. 그들은 "율법을 가지고 있다"(모세를 통해 주신 하나님의 계명)고 자부하며, "율법의 지식으로 사람들을 인도하는 자"라고 생각했습니다. 그러나 바울은 "다른 사람을 가르치면서 정작 자신은 가르치지 않느냐"고 묻습니다. 지식만 있고 행함이 없으면 아무 의미가 없습니다. 그래서 바울은 "율법을 자랑하면서 율법을 어기고 하나님을 욕되게 한다"고 말합니다.
또한 유대인들이 자랑하던 "할례"에 대해서도 바울은 "율법을 어기면 할례는 무할례가 된다"고 말합니다. 몸에 표가 있어도 마음이 하나님께 향하지 않으면 아무 가치가 없습니다. 반대로 할례를 받지 않았어도 하나님을 믿고 말씀에 순종하는 사람은 하나님께 인정받습니다.
바울은 마지막에 이렇게 정리합니다. "겉모양의 유대인이 유대인이 아니며… 속사람이 유대인인 자가 참된 유대인이다… 그의 칭찬은 사람에게서가 아니라 하나님에게서 온다." 즉, 외모나 지위가 아니라 하나님께 향한 마음이 하나님을 기쁘시게 합니다.
우리도 사람들이 어떻게 보는지보다 하나님께서 기뻐하시는 삶을 소중히 여겨야 합니다. 우리를 진정으로 "좋다"고 인정해 주시는 분은 사람도 아니고 우리 자신도 아닙니다. 오직 하나님만이 참되게 우리를 인정하십니다. 하나님은 우리가 하나님을 신뢰하며 살고자 하는 진심을 보십니다. 그리스도와 성령을 통해 우리의 마음이 변화되어 "하나님께서 주시는 칭찬"을 받으며 살아가는 사람이 되기를 바랍니다.
Mga Taga-Roma 2
Ang mga Judio at ang Kautusan
17Ngunit ikaw na nagsasabing ikaw ay Judio at nananalig sa Kautusan, ipinagmamalaki mong may kaugnayan ka sa Diyos. 18Sabi mo'y alam mo ang kanyang kalooban at ang mabubuting bagay, sapagkat itinuro ito sa iyo ng Kautusan. 19Ang palagay mo'y tagaakay ka ng bulag, tanglaw ng mga nasa kadiliman, 20tagapayo ng mga hangal, at tagapagturo ng mga bata, dahil natuklasan mo sa Kautusan ang buong kaalaman at katotohanan. 21Nagtuturo ka sa iba, bakit di mo turuan ang iyong sarili? Nangangaral kang masama ang magnakaw, hindi ka ba nagnanakaw? 22Sinasabi mong huwag mangangalunya, hindi ka ba nangangalunya? Nasusuklam ka sa mga diyus-diyosan, ngunit pumapasok ka pa sa mga templo nito makapagnakaw lamang! 23Ipinagmamalaki mong saklaw ka ng Kautusan, ngunit nilalapastangan mo naman ang Diyos sa pamamagitan ng paglabag mo sa Kautusan! 24Sapagkat nasusulat, "Ang pangalan ng Diyos ay nilalait ng mga Hentil dahil sa inyo."
25Mahalaga lamang ang iyong pagiging tuli kung tumutupad ka sa Kautusan, subalit kung lumalabag ka sa Kautusan, para ka ring hindi tinuli. 26Kung ang hindi tuli ay gumagawa batay sa panuntunan ng Kautusan, hindi ba siya ituturing na tuli? 27Kaya, ikaw na Judiong nasa ilalim ng Kautusan, ngunit hindi naman tumutupad, ay hahatulan ng mga hindi tuling tumutupad sa Kautusang iyan. 28Sapagkat ang isang tao ay hindi nagiging Judio dahil sa panlabas na kaanyuan o dahil sa siya ay tinuli sa laman. 29Ang tunay na Judio ay ang taong nabago sa puso't kalooban ayon sa Espiritu at hindi ayon sa Kautusang nasusulat. Ang taong iyon ay pararangalan ng Diyos at hindi ng tao.
"Mamuhay upang Tanggapin ang Papuri mula sa Diyos " Roma 2:17-29 Buod ng Pangaral
Ipinapakita ni Pablo na bagama't ipinagmamalaki ng mga Judio ang kanilang pagiging espesyal, hindi naman nila sinusunod ang mga turo ng Diyos. May kumpiyansa sila dahil "taglay nila ang Kautusan" (ang mga utos ng Diyos sa pamamagitan ni Moises) at iniisip nilang sila ay "tagapag‑akay ng iba dahil sa kanilang kaalaman sa Kautusan." Ngunit tinatanong ni Pablo, "Tinuturuan mo ang iba, ngunit hindi mo tinuturuan ang sarili mo?" Ang kaalaman na walang gawa ay walang kabuluhan. Kaya sinabi ni Pablo, "Ipinagmamalaki mo ang Kautusan ngunit nilalabag mo ito at dinudungisan ang Diyos."
Tinalakay din ni Pablo ang "tuli," na ipinagmamalaki ng mga Judio. Sabi niya, "Kung nilalabag mo ang Kautusan, ang pagtuli mo ay nagiging parang hindi pagtuli." Kahit may tanda sa katawan, kung ang puso ay hindi nakatuon sa Diyos, walang halaga iyon. Sa kabilang banda, ang hindi tuli ngunit nananalig sa Diyos at sumusunod sa Kanyang salita ay kinikilala ng Diyos.
Sa huli, sinabi ni Pablo: "Ang pagiging Judio ay hindi nakikita sa panlabas… kundi sa panloob… at ang papuri niya ay hindi mula sa tao kundi mula sa Diyos." Ibig sabihin, ang taong tunay na nakalulugod sa Diyos ay hindi ang may magandang anyo o mataas na katayuan, kundi ang may pusong nakatuon sa Diyos.
Tayo rin ay dapat mas pahalagahan ang pamumuhay na nakalulugod sa Diyos kaysa sa kung paano tayo tinitingnan ng iba. Ang tunay na nagsasabing "mabuti ka" ay hindi ang ibang tao, ni ang sarili natin, kundi ang Diyos lamang. Nakikita ng Diyos ang katapatan ng ating puso kapag sinusubukan nating mamuhay nang may pagtitiwala sa Kanya. Nawa'y baguhin ng Kristo at ng Espiritu Santo ang ating puso upang tayo ay mamuhay na tumatanggap ng "papuri mula sa Diyos."